salju

Senin, 19 September 2016

Klasifikasi Senyawa Organik



Klasifikasi  Senyawa Organik

Senyawa organik adalah senyawa-senyawa yang dibentuk oleh unsur karbon yang memiliki sifat-sifat fisika dan sifat-sifat kimia yang khas. Bahwa senyawa organik harus dipisah pembahasannya dari senyawa unsur lain semata-mata karena alasan jumlahnya yang demikian besar.

Kimia Karbon dalam sejarahnya populer dengan nama Kimia Organik. Ilmu ini pada awalnya didefinisikan sebagai ilmu kimia yang mempelajari senyawa kimia yang dihasilkan oleh mahluk hidup, beserta senyawa-senyawa turunannya. Karena itulah, senyawa-senya-wa tersebut sebelumnya sering disebut sebagai senyawa organik. Dengan berjalannya waktu, semakin banyak senyawa organik yang dapat disintesis oleh manusia, sehingga me runtuhkan mitos bahwa senyawa organik hanya bisa dibuat oleh mahluk hidup. Penye-butan “senyawa karbon” dihadirkan oleh para ilmuwan untuk menggantikan istilah “senya-wa organik”. Karena senyawa yang dapat dihasilkan oleh mahluk hidup amatlah beragam, maka sejak awal ilmuwan yang menggeluti kimia karbon berusaha menggolongkan senya-wa tersebut secara sistematis, dan merumuskan tatacara penamaan senyawa yang juga sistematis.

Jenis-jenis Senyawa Organik. Senyawa organik adalah senyawa kimia yang molekulnya memiliki ikatan hidrogen-karbon. Yang termasuk senyawa organik antara lain adalah senyawa alifatik, senyawa hidrokarbon aromatik, senyawa hereosiklik dan polimer hidrokarbon. Jenis-jenis senyawa organik sangat beragam. Berikut ini adalah beberapa jenis senyawa organik:

·         Alkana
·         Alkena
·         Alkil Halida (Halogenalkana)
·         Alkohol
·         Aldehid dan Keton
·         Asam Karbosilat
·         Asil Klorida
·         Anhidrida Asam
·         Amida
·         Amin
·         Asam Amino dan Protein
·         Arena (Benzena dan Metil Benzena)
·         Aril Halida
·         Ester
·         Fenol
·         Fenilamin (Anilin)
·         Nitril
·         Senyawa Diazonium

A.    Senyawa rantai terbuka
Senyawa ini mengandung sistem rantai terbuka dari atom karbon. Rantai dapat berupa rantai lurus (tidak bercabang) atau bercabang. Senyawa rantai terbuka juga disebut senyawa alifatik. Alifatik berasal dari bahasa Yunani aleiphar yang berarti lemak, sebagaimana senyawa ini sebelumnya diperoleh dari lemak hewani atau nabati, atau memiliki sifat seperti lemak.
Ada tiga bagian dari senyawa rantai terbuka yaitu :
1.      Rantai lurus

Contoh senyawa rantai lurus:
CH 3-CH 2-CH 2-CH3     CH 3-CH 2-CH 2-CH2-OH       H2C=CH2

Atau sesuai IUPAC :

Banyak Karbon
Struktur
Nama
1
CH4
Metana
2
CH3CH3
Etana
3
CH3CH2CH3
Propana
4
CH3(CH2)2CH3
Butana
5
CH2(CH2)3CH3
Pentana
6
CH2(CH2)4CH3
Heksana
7
CH2(CH2)5CH3
Heptana
8
CH2(CH2)6CH3
Oktana
9
CH2(CH2)7CH3
Nonana
10
CH2(CH2)8CH3
Dekana

b.      Rantai Bercabang

1.      Rantai Samping Bercabang

Dalam system IUPAC alkil merupakan Ranati saming bercabang. Gugus bercabang biasa mempunyai nama spesifik . misalnya gugus propil disebut gugus propil dan gugus isopropil. Untuk menekanka bahwa suatu rantai samping tidak bercabang, sering digunakan awala n-. awala n-sebenarnya berlebihan karena tak adanya suatu awalan juga menandakan suatu rantai lurus. Awalan iso untuk menyatak suatu cabang metil pada ujung rantai samping alkil.

2.      Cabang Ganda

Jika dua cabang atau lebih terikat pada suatu rantai induk, ditambahkan lebih banyak awalan pada nama induk. Awalan-awalan itu diurutkan secara alphabet. Masing-masing yang menyataka posisi lekatnya.

Jika dua subsituen atau lebih pada suatu induk itu sama (misalnya 2 gugus metil atau 3 gugus etil). Maka gugus-gugus ini digabung dalam satu nama. Misalnya: Dimetil, berarti “ dua gugus metil dan Trietil berarti “Tigas gugus etil”.

Nomor
Awalan
2
di-
3
Tri-
4
Tetra-
5
Penta-
6
Hexa-

B.     Senyawa rantai tertutup
Senyawa ini mengandung satu atau lebih rantai tertutup (cincin) dan dikenal sebagai senyawa siklik atau cincin.             Contoh Senyawa Rantai Tertutup:

1.        CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – C  = O
                                          |
                                          H
2.        CH3 – CH = CH – CH2 – CH3
                      |
             CH3 – CH– CH2 – CH3

3.       CH3 – CH2 – CH2 – C – O – CH – CH3
                                              ||           |
                                              O           CH3
4.        CH3 – CH2 – C     CH
:
C.    Senyawa Homosiklik
Senyawa-senyawa di mana cincin hanya terdiri dari atom karbon disebut senyawa homosiklik. Senyawa homosiklik atau senyawa karbosiklik dibagi lagi menjadi senyawa alisiklik dan senyawa aromatik.
1.      Senyawa alisiklik
Sebuah cincin beranggota tiga atau lebih atom karbon menyerupai senyawa alifatik seperti dalam senyawa homosiklik disebut senyawa alisiklik. Hidrokarbon alisiklik jenuh memiliki rumus umum Cn H2n. Contoh senyawa alisiklik adalah siklopropana, siklobutana, sikloheksana.
2.      Senyawa aromatik

Senyawa ini mengandung cincin benzena yaitu sebuah cincin dari enam atom karbon dengan ikatan ganda dan tunggal yang berselang-seling. Disebut senyawa aromatik karena banyak dari mereka yang memiliki bau yang harum.

D.    Senyawa heterosiklik

Ketika lebih dari satu jenis atom berada dalam satu senyawa cincin, mereka dikenal sebagai senyawa heterosiklik. Dalam senyawa ini umumnya satu atau lebih atom unsur seperti nitrogen ‘N’, oksigen ‘O’, atau sulfur ‘S’ ada di dalam cincin. Atom selain karbon yaitu N, O atau S yang ada dalam cincin disebut heteroatom. Senyawa heterosiklik dengan lima dan enam atom disebut sebagai heterosiklik beranggota lima dan enam. Contohnya adalah piridin, furan, tiofen, pirol.

Senyawa heterosiklik selanjutnya dapat diklasifikasikan sebagai monosiklik, bisiklik dan trisiklik tergantung pada jumlah atom penyusun cincin satu, dua atau tiga.

Hidrokarbon dapat lebih diklasifikasikan menjadi empat jenis berdasarkan struktur, yaitu:

Alkana

Hidrokarbon yang mengandung ikatan C-C tunggal dalam molekul mereka disebut alkana. Termasuk rantai terbuka serta tertutup (siklik). Sebagai contoh, etana, propana siklopentana.

Alkena

Alkena adalah hidrokarbon yang mengandung setidaknya satu karbon-karbon ikatan rangkap. Misalnya, etena CH2=CH2

Alkuna

Hidrokarbon golongan alkuna mengandung setidaknya satu karbon-karbon ikatan rangkap tiga. Misalnya etuna CH≡CH

Arena

Arena adalah hidrokarbon yang mengandung setidaknya mempunyai satu cincin aromatik atau benzena. Misalnya, benzena, toluena, o-xilena. Mereka juga mengandung lebih dari satu cincin benzena. Misalnya, naftalena (2 cincin) dan antrasena (3 cincin).

6 komentar:

  1. Assalamualaikum.wr.wb
    Saya wahyu hidayani (rsa1c115027)
    Setelah saya membaca blog anda diatas?
    Saya hanya menyarankan pada jenis senyawa organik sebaiknya anda membuat urutan seperti memberi nomor atau tabel supaya lebih jelas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sebelumnya atas saran saudari Wahyu Hidayani , tetapi saya membuat urutannya kok dengan tanda titik , tapi mungkin tidak tampak . Maaf atas ketidak telitian saya .

      Hapus
  2. saya hanya ingin menambahkan dari sumber yang telah saya baca yaitu Senyawa rantai tertutup
    Rantai Tertutup/Siklik adalah hidrokarbon yang memiliki rantai yang saling berhubungan antar ujungnya (membentuk lingkaran), rantai tertutup juga dapat memiliki cabang. Rantai karbon tertutup dibagi menjadi 2 yaitu karbosiklik dan heterosiklik. Karbosiklik yaitu senyawa karbon yang rantai lingkarnya hanya terdiri atas atom C saja. Senyawa yang ternasuk karboskiklik yaitu senyawa aromatis dan senyawa alisiklik. Senyawa alisiklik adalah rantai tertutup yang tidak memiliki ikatan rangkap, atau hanya memiliki satu jenis ikatan rangkap. Senyawa alisiklik dapat diklasifikasikan menjadi Sikloalkana (tidak memiliki ikatan rangkap) dengan rumus umum CnH2n. Serta Sikloalkena (rangkap 2) dengan rumus umum CnH2n-2.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berarti pada yang termasuk senyawa karbosiklik yaitu pada aromatis dan alisiklik hanya dibedakan pada ikatan rangkapnya , yang dimana aromatis memiliki satu jenis ikatan rangkap sedangkan alisiklik tidak memiliki ikatan rangkap

      terimakasih saudari siti mardhiyah

      Hapus
  3. Saya hanya ingin menambahkan sedikit tentang postingan anda yaitu pada point Arena adalah hidrokarbon yang mengandung setidaknya mempunyai satu cincin aromatik atau benzena. Misalnya, benzena, toluena, o-xilena. Mereka juga mengandung lebih dari satu cincin benzena. Misalnya, naftalena (2 cincin) dan antrasena (3 cincin).
    terimakasih.

    BalasHapus